komunikasi

Interaksi sosial merupakan sebuah kegiatan yang pasti dilakukan setiap orang. Dikarenakan interaksi merupakan awal dari proses terjadinya hubungan antar manusia. Dikatakan demikian, dikarenakan interaksi adalah sebuah keadaan yang mencakup perilaku, semua tujuan yang juga mencakup diri orang lain, penyempurnaan dari tujuan tersebut serta memiliki aturan, norma dan kebiasaan sebagai batasan dari adanya maksud atau tujuan tersebut.[1]

Sebagaimana dijelaskan bahwa “Social interactions are the acts, actions, or practices of two or more people mutually oriented towards each other’s selves, that is, any behavior that tries to affect or take account of each other’s subjective experiences or intentions. This means that the parties to the social interaction must be aware of each other–have each other’s self in mind. This does not mean being in sight of or directly behaving towards each other.”[2] Dengan kata lain, interaksi sosial adalah perilaku yang mencoba untuk merasakan atau peduli terhadap diri orang lain yang dikelola dan disimpan dalam benak atau pikiran mereka. Terlihat bahwa interaksilah kegiatan awal yang kemudian memungkinkan terjadinya proses sosial selanjutnya. Dikarenakan perilaku rasa memiliki atau adanya kepedulian terhadap orang lainlah sebagai interaksi yang menjadi titik dari terjalinnya sebuah hubungan.

Kemudian komunikasi, sebagai sebuah kegiatan yang mengikuti seluruh kehidupan manusia, sebagaimana dikatakan bahwa “Communication is perhaps the most human of all human activities”[3] memiliki berbagai definisi sejalan dengan perkembangan keilmuan sejak kajian terhadap komunikasi secara intensif ada. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan dalam definisi tersebut, yang kemudian untuk mempermudahnya ilmuwan komunikasi mengelompokkannya dengan kriteria berbeda.

Sebagai contoh, miller dalam penjelasannya membagi definisi-definisi yang berkembang tersebut dalam tiga inti bahwa komunikasi adalah proses, transaksi dan praktek simbolis. Selain itu, littlejohn membagi komunikasi dengan kriteria interpersonal, kelompok, organisasi, media massa, virtual dan antar budaya. Kedua contoh ini hanya sebagian dari banyaknya pembagian dalam komunikasi itu sendiri, dikarenakan luasnya sifat dari komunikasi maupun cara yang digunakan ilmuwan dalam menjelaskan realitas kegiatan komunikasi yang ada.

“Communication can be seen as a cornerstone of society. It links the ways messages are transmitted and received via technology with the composition of these messages (or more broadly, as communicative relationships), and with the analysis of the effects of these communicative acts.”[4] Adalah salah satu contoh dari definisi komunikasi yang ada. Dari definisi tersebut dapat dilihat bahwa kegiatan komunikasi pasti memiliki satu hal yaitu adanya proses pertukaran informasi baik antar individu maupun komunikan dengan komunikator.

Dua penjelasan singkat diatas memperlihatkan tentang peran dan kedudukan antara dua kegiatan yang berbeda tersebut. Interaksi sosial yang menjadi pembuka adanya kehidupan sosial tidak akan tercapai tanpa dilakukannya komunikasi. Dikarenakan dengan komunikasilah, interaksi yang sebelumnya sudah terjadi dapat tersalurkan melalui pertukaran informasi antar pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sehingga letak perbedaannya adalah proses pertukaran informasi yang terjadi.

Referensi

http://www.hawaii.edu/powerkills/TCH.CHAP10.HTM

http://ekawenats.blogspot.com/

http://en.wikipedia.org/wiki/Communication_studies

Littlejohn, Stephen W. 2002. Theories of Human Communication. Seventh Edition. Belmont, CA: Wadsworth

Miller, Katherine. 2002. Communication Theories: Perspective, Process, and Context. Boston: McGraw Hill


[1] Untuk lebih jelas dapat dilihat pada http://www.hawaii.edu/powerkills/TCH.CHAP10.HTM

[2] Untuk lebih jelas dapat dilihat pada http://www.hawaii.edu/powerkills/TCH.CHAP10.HTM

[3] Untuk lebih jelas dapat dilihat pada http://Ekawenats.blogspot.com/

[4] Untuk lebih jelas dapat dilihat pada http://en.wikipedia.org/wiki/Communication_studies

Published in: on November 16, 2007 at 9:59 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://rabiahal.wordpress.com/2007/11/16/aaa/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: